Rabu, 14 Maret 2012

PREDIKSI UAM KIMIA 2012

TRY OUT UJIAN MADRASAH BERSTANDAR NASIONAL
MAN 2 PEKALONGAN

Informasi berikut digunakan untuk menjawab pertanyaan no. 1 s.d 3



1. Konfigurasi elektron untuk unsur X3+ adalah....
A. (Ne) 3s0, 3p3 D. (Ar) 4so, 3d6
B. (Ne) 3s2, 3p1 E. (Ar) 4s2, 3d10, 4p6
C. (Ar) 4s2, 4p4

2. Unsur Z dalam tabel periodik terletak pada periode dan golongan....
A. 4 dan IV A D. 4 dan IV B
B. 4 dan VI A. E. 4 dan VI B
C. 4 dan V B

3. Jika unsur Y berikatan dengan unsur lain dengan notasi 11G, maka rumus kimia dan jenis ikatan yang terbentuk adalah ....
A. GY, ion D. G2Y, kovalen
B. Y2G3 , kovalen E. G2Y, ion
C. G3Y2 , ion

4. Suatu senyawa mempunyai ciri/sifat sebagai berikut :
1. Larutannya dapat menghantarkan listrik 3. Larut dalam air
2. Terbentuk dari dua buah unsur non logam 4. Titik didih rendah
Jenis ikatan yang terdapat dalam senyawa tersebut adalah .... .
A. Ionik D. kovalen koordinasi
B. Kovalen polar E. Hidrogen
C. Kovelen non-polar

5. Gas Nitrogen monoksida merupakan gas yang beracun. Gas ini dapat dihasilkan dari reaksi tembaga dengan larutan asam nitrat pekat. Selain menghasilkan gas nitrogen monoksida juga menghasilkan larutan tembaga nitrat dan air. Persamaan reaksi yang setara untuk proses reaksi tersebut adalah ....
A. Cu + HNO3  CuNO3 + NO2 + H2O
B. Cu + HNO3  CuNO3 + NO + H2O
C. Cu + 2 HNO3  Cu(NO3)2 + NO2 + H2O
D. Cu + 2 HNO3  Cu(NO3)2 + NO + H2O
E. Cu + 2 HNO3  Cu(NO3)2 + 2 NO + H2O

6. Sebanyak 5 liter gas etuna dibakar sempurna menjadi gas CO2 dan uap air.
Menurut reaksi :
C2H2 (g) + O2 (g) CO2 + H2O ( belum setara )
Volume gas CO2 yang dihasilkan jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama adalah ... .
A. 5 liter D. 20 liter
B. 10 liter E. 25 liter
C. 15 liter
.
7. .Pada suhu dan tekanan tertentu terjadi pembakaran
sempurna gas C2H6 oleh 3,5 liter gas O2, dengan persamaan reaksi:
C2H6 (g) + O2 (g) → CO2 (g) + H2O (g) (belum setara)
Volume gas CO2 yang dihasilkan adalah ....
A. 2 liter C. 5 liter E. 14 liter
B. 3,5 liter D..6 liter

8. Data percobaan daya hantar listrik sebagai berikut :
Zat Lampu Pengamatan lain
1 Nyala terang Banyak gelembung
2 Nyala redup Banyak gelembung
3 Tidak menyala Sedikit gelembung
4 Tidak menyala TIdak ada gelembung
Pasangan yang digolongkan zat elektrolit kuat dan non- elektrolit berturut-turut adalah … .
A. 1 dan 4 C. 1 dan 2 E. 2 dan 4
B. 1 dan 3 D. 2 dan 3

9. Derajat keasaman ( pH ) larutan dapat ditentukan dengan menggunakan beberapa indikator yang telah diketahui trayek pH-nya. Perhatikan trayek beberapa indikator berikut:
Indikator Trayek Warna Larutan yang diuji
Metil Merah 4,0 – 6,3 Merah – Kuning kuning
Bromkresol Ungu 5,2 – 6,8 Kuning – Ungu Ungu
Phenolftalein 8,3 – 10,0 Tak Berwarna - Merah Tak berwarna
pH larutan yang di uji adalah ….
A. 6,3 - 10,0 C. 6,8 – 8,3 E. 4,0 – 10,0
B. 6,3 - 8,3 D. 4,0 - 8,3

10. pH campuran dari 100 mL HCl 0,02 M dengan 100 mL HCl 0,04 M adalah … . ( petunjuk : cari konsentrasi HCl campuran lalu ionkan dan hitung konsentrasi ion H+)
A. 2 C. 2 – log2 E. 4 – Log 2
B. 2 - log 3 D. 4

11. Sebanyak 25 mL HCl ditirasi oleh larutan NaOH 0,1 M dengan menggunakan indikator fenolftalien. Untuk mencapai titik ekuivalen 30 mL larutan penitrasi, kemolaran larutan HCl tersebut adalah ....
A. 0,08 M C. 0,12 M E.. 0,23 M
B. 0,11 M D. 0,21 M

12. Perhatikan tabel berikut ini :
Perubahan pH setelah ditambah
Larutan Air Asam kuat Basa kuat

1 3,45 2,32 2,481
2 3,01 1,70 2,322
3 2,52 4,66 4,733
4 4,76 4,76 4,754
5 2,55 1,45 4,755


Larutan yang memiliki sifat penyangga adalah ....
A. 1 D. 4
B. 2 E. 5
C. 3

13. pH larutan Ca(CH3COO)2 0,05 M, jika Ka CH3COOH = 1 X 10 -5 adalah ....
A. 9 D. 5 – log 5
B. 8 + log 5 E. 5
C. 6 + log 5

14. Dalam 100 cm3 air dapat larut 1,16 mg Mg(OH)2 (Mr = 58). Harga Ksp dari Mg(OH)2 adalah …
A. 16,0 × 10-12 D. 4,0× 10-10
B. 3,2× 10-11 E. 8,0× 10-8
C. 8,0× 10-11

15. Perhatikan tabel data mol pelarut dan zat terlarut dari beberapa larutan berikut!
Jenis Larutan Mol zat Terlarut Mol zat Pelarut
P 1 11
Q 2 10
R 3 9
S 4 8
T 5 7




Larutan yang mempunyai tekanan uap larutan yang paling besar adalah ....
A. P D. S
B. Q E. T
C. R

16. Jika tekanan osmotik dari 500 mL larutan fruktosa, C6H12O6 pada suhu 32o C sebesar 2 atm, massa fruktosa
yang terlarut sebanyak …
A. 7,2 gram D. 18,0 gram
B. 9,0 gram E. 45,0 gram
C. 14,4 gram

17. Contoh koloid yang medium pendispersinya padat dan fase terdispersinya cair adalah …
A. asap D. mutiara
B. awan E. batu apung
C. agar-agar

18. Pembakaran 100 gram bahan bakar beberapa jenis menghasilkan jelaga sebagai berikut :
No Jenis Bahan Bakar Massa Jelaga (gram)
1 1 3
2 2 5
3 3 4
4 4 6
5 5 2
Bahan bakar yang memiliki angka oktan tertinggi adalah :
A. 1 C. 3 E. 5
B. 2 D. 4


19. Diberikan diagram tingkat energi sebagai berikut
NO (g) + ½ O2 (g)

∆H2 = +33,85 kJ/mol


∆H3 = ? NO2

∆H2 = -56,52 kJ/mol

½ N2 + O2
Perubahan entalpi pembentukan gas NO dalam kJ/mol adalah …
A. -33,85 D. + 56,52
B. -22,67 E. + 90,37
C. +22,67

20. Diketahui data energi ikatan:
C – C : 348 kJ/mol C – Br : 276 kJ/mol
C = C : 614 kJ/mol H – Br : 366 kJ/mol
C – H : 413 kJ/mol
Besarnya H untuk reaksi berikut ini:
CH3–CH = CH2 + HBr  CH3 – CH – CH3 adalah ....
Br
A. 3863 kJ/mol D. 57 kJ/mol
B. 3806 kJ/mol E. 57 kJ/mol
C. 1037 kJ/mol

21. Pada percobaan reaksi A + B → C diperoleh data sesuai berikut:

Percobaan Konsentrasi
Awal (M) Laju
( M/detik)
A B
1 0,2 0,2 8
2 0,4 0,2 16
3 0,2 0,8 32

Jika konsentrasi A dan B masing-masing dijadikan 0,3 M dan 0,4 M. Maka laju reaksinya adalah ... M/detik
A. 8,6 D. 10,2
B. 9,0 E. 24,0
C. 9,6

22. Data percobaan reaksi A + B AB Sebagai berikut :
No. Zat A Zat B Suhu
Waktu

1.
2.
3.
4.
5.
Serbuk
Larutan
Kepingan
Larutan
larutan 2
2
2
3
2 28
28
28
28
40
3
4
4
2,5
2,5
Kecepatan reaksi pada nomor 1 dan 3 dipengaruhi oleh . . .
A. Suhu D. Luas permukaan
B. Konsentrasi E. Sifat zat
C. Katalis

23. Perhatikan reaksi :
2 CO (g) + O2 (g) ↔ 2 CO2 (g)∆H = +X kJ Reaksi akan bergeser ke kanan jika …
A. tekanan diperkecil D. Suhu dinaikkan
B. tekanan diperbesar E. Suhu diturunkan
C. diberi katalis

24. Dalam belana 10 L dimasukkan 5 mol HI yang terurai menurut reaksi : 2 HI (g) ↔ H2 (g) + I2 (g)
Jika dalam kesetimbangan masih ada 2 mol HI, maka harga Kc adalah …
A. 0,70 D. 0,8
B. 0,50 E. 0,59
C. 0,56
25.
Nama zat hasil reaksi adalah . . .
a. Asam asetat dan etanol D. Asam formiat dan etanol
b. Asam asetat dan metanol E. Asam propanoat dan etanol
c. Asam formiat dan metanol

26. Senyawa-senyawa dengan rumus : CH3COOCH2CH3 , CH3OCH2CH3 dan CH3COOCH2CH3
berturut-turut merupakan …
A. keton – ester – eter D. Keton – eter - ester
B. eter – keton – ester E. Eter – ester - keton
C. ester – eter – keton

27. Reaksi esterifikasi merupakan reaksi substitusi alcohol dengan asam karboksilat menghasilkan ester. Diketahui
reaksi esterifikasi antara asam asetat dengan propanol menurut reaksi berikut ini:

C2H5OH (l) H2SO4 C2H4 (g) + H2O(g)
Jenis reaksi yang terjadi pada pembentukan etena dari alcohol menurut reaksi di atas adalah . . .
A. subtitusi D. adisi
B. eliminasi E. oksidasi
C. Esterifikasi

28. Berikut data monomer dan reaksi pembentukannya:
No. Polimer Monomer
1 Karet Isoprene
2 Karbohidrat Glukosa
3 Protein Asam asetat
4 Teflon Etena
5 Kapas Asam amino
Informasi yang benar dari data di atas adalah . . .
A. 1 C. 3 E. 5
B. 2 D. 4

29. Data hasil identifikasi senyawa makromolekul terhadap berbagai jenis makanan sebagai berikut:

Bahan Makanan Biuret Xanthoproteat Timbal Asetat
P Biru Kuning Hitam
Q Ungu Kuning Tidak Berubah
R Ungu Jingga Endapan hitam
S Biru Jingga Tidak Berubah
T Ungu Jingga Endapan hitam

Bahan makanan yang mengandung protein dan belerang adalah ....
A. P dan Q D. R dan T
B. P dan R E. S dan T
C. Q dan R

30. Hasil hidrolisis dari laktosa adalah …
A. glukosa + glukosa D. Fruktosa dan fruktosa
B. glukosa + fruktosa E. Glukosa dan galaktosa
C. galaktosa + fruktosa

31. Persamaan reaksi redoks berikut :
a KOH + b Al + 18 H2 + 5 KOH → c NH3 + d KAl(OH)4
Harga a, b, c dan d berturut-turut adalah …
A. 3, 8, 3, 8 D. 3, 7, 3, 7
B. 2, 6, 2, 6 E. 3, 6, 3, 6
C. 2, 7, 2, 7
32. Perhatikan gambar rangkaian sel volta berikut:


- Sn2+ + 2 e Sn E0 red = - 0,14 Volt
Ag+ + e Ag E0 red = + 0,80 Volt

Diagram sel yang menyatakan reaksi sel tersebut adalah ....
A. Sn | Sn2+ ║ Ag+ | Ag
B. Ag+ | Ag ║Sn2+ | Sn
C. Ag | Ag + ║Sn2+ | Sn
D. Sn2+ | Sn ║ Ag | Ag+
E. Sn | Sn2+ ║ Ag | Ag+

33. Diketahui potensial elektrode standar (E°) unsur- unsur:
P2+(aq) + 2e– → P (s);E° = – 2,37 volt
Q3+ (aq) + 3e → Q (s);E3 = – 1,66 volt
R2+(aq) + 2e– → R (s);E3 = – 0,28 volt
Fe2+(aq) + 2e– → Fe (s);Eo = – 0,44 volt
S2+ (aq) + 2e– → S (s)E° = – 0,13 volt
T2+ (aq) + 2e → T (s)E° = + 0,34 volt
Unsur logam yangmemberikan perlindungan katodik paling baik terhadap besi adalah …
A . P D. S
B . Q E. T
C . R

34. Untuk mengendapkan timah dari 200 mL larutan SnCl2 1 M dengan arus 10 Ampere diperlukan waktu .... detik
A. D.
B. E.
C.
35. Perhatikan table tentang mineral dan unsur yang dikandungnya.
No. Nama mineral Unsur yang dikandung
1 Siderite Belerang
2 Dolomite Stronsium
3 Magnetit Magnesium
4 Kriolit Aluminium
5 Hematite besi
Pasangan data yang keduanya berhubungan secara tepat adalah . . .
A. 1 dan 2 D. 3 dan 4
B. 1 dan 3 E. 4 dan 5
C. 2 dan 3

36. Fosforus mempunyai dua bentuk alotropi yaitu fosforus putih dan fosforus merah. Pada pembentukan asam fosfat, fosforus putih direaksikan dengan udara berlebihan lalu disiram dengan air, menurut reaksi:
P4 + 5O2 → P4O10
P4O10 + 6H2O → 4H3PO4
Proses pembuatan fosforus dikenal dengan proses…
A. Wohler D. frasch
B. Kontak E. Sicilia
C. Tanur tinggi

37. Asam benzena sulfonat dapat dibuat dengan reaksi ....
A. alkilasi D. nitrasi
B. asilasi E. halogenasi
C. sulfonasi

38. Di bawah ini adalah beberapa sifat unsur halogen, kecuali, .. .
A. Sangat reaktif
B. Dapat membentuk molekul diatomik
C. Tidak terdapat dalam keadaan bebas
D. Memiliki bilangan oksidasi bervariasi, kecuali flourin
E. Semuanya bewujud gas pada suhu kamar
39. 510 kg bijih bauksit ( Al2O3 ) dielektrolisis dengan katalis kriolit menurut reaksi :
2 Al2O3 Na3AlF6 4 Al + 3 O2
Massa Al yang terbentuk adalah ... .
A. 51 kg D. 270 kg
B. 102 kg E. 321 kg
C. 153 kg

40. Berikut tabel senyawa turunan benzene :
No Senyawa
Kegunaan
1 Toluene
Zat warna
2 Fenol
Antiseptic
3 Asam salisilat
Obat sakit kepala
4 Asam benzoate
Pengawet makanan
5 Aniline pelarut

Senyawa turunan benzene tersebut yang sesuai dengan kegunaannya adalah . . .
A. 1 , 2 dan 3
B. 2 , 3 dan 4
C. 3 , 4 dan 5
D. 1 , 3 dan 5
E. 2, 4 dan 5








Senin, 30 Januari 2012

KUNCI PREDIKSI UN 3

KUNCI PREDIKSI UN 3

No No No No
1 D 11 D 21 A 31 C
2 E 12 B 22 A 32 C
3 C 13 B 23 A 33 B
4 B 14 B 24 B 34 D
5 D 15 E 25 B 35 5,4
6 D 16 26 B 36 E
7 E 17 E 27 A 37 C
8 D 18 C 28 D 38 C
9 A 19 E 29 B 39 D
10 A 20 A 30 C 40 A

Selasa, 25 Oktober 2011

RPP KIMIA XII

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN : Kimia

KELAS/SEMESTER : XII/ IPA/1

PERTEMUAN : 12

ALOKASI WAKTU : 14 x 45 menit

STANDAR KOMPETENSI :Memahami karakteristik unsure-unsur penting, kegunaan dan bahayanya serta terdapatnya di alam

KOMPOTENSI DASAR : Mengidentifikasi kelimpahan unsure-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung unsure tersebut.

INDIKATOR : Pertemuan I

1. Mengidentifikasi keberadaan unsure-unsur yang ada dialam di Indonesia.

2. Mengindetifikasi produk-produk yang mengandung unsure tersebut.

3. Menjelaskan pembuatan alkali dan alkali tanah melalui elektrolisis lelehan garamnya.

I. Tujuan pembelajaran :

Siswa dapat mengidentifikasi keberadaan unsure-unsur yang ada di alam terutama di Indonesia.

II. Materi Pembelejaran :

Unsur-unsur golongan utama dan transisi.

III. Metode Pembelajaran :

Model tim ahli/ Jigsaw

IV. Langkah-langkah Pembelajaran :

a. Kegiatan awal : Guru membagi siswa dalam kelompok yang terdiri dari 4 tim, tiap orang dalam tim diberi materi yang berbeda.

b. Kegiatan inti : Anggota dari tim yang berbeda mempelajari bab yang sama bertemu dalam kelompok baru untuk mendiskusikan sub bab mereka, setelah selesai kembali ke kelompok asal dan mengajari teman satu timnya.

c. Kegiatan akhir : Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi dan guru memberikan hasil evaluasinya.

V. Alat /bahan/ sumber belajar :

Brosur / table/ buku kimia

VI. Penilaian :

Tes tertulis

Laporan tertulis

Mengetahui

Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran Kimia

................................................... ...............................................

NIP. NIP.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN : Kimia

KELAS/SEMESTER : XII/ IPA/1

PERTEMUAN : 12

ALOKASI WAKTU : 12 x 45 menit

STANDAR KOMPETENSI : Memahami karakteristik unsure-unsur penting, kegunaan dan bahayanya serta terdapatnya di alam

KOMPOTENSI DASAR : Mendiskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsure utama dan unsure transisi (titik didih, titik leleh, kekerasan warna, kelarutan, kereaktifan dan sifat lain)

INDIKATOR : Pertemuan I

1. mengidentifikasi unsure utama dan unsure transisi (titik didih, titik leleh, kekerasan, warna , kelarutan dan sifat khusus)

2. Mengidentifikasi sifat-sifat kimia melalui percobaan.

Pertemuan II

Mengidentifikasi daya pengoksidasi halogen dan daya pereduksi halide melalui percobaan.

Pertemuan III

Mengidentifikasi reaksi nyala senyawa logam( terutama alkali dan alkali tanah) dalam kerja kelompok dalam laboratorium

Pertemuan IV

Mengidentifikasi keteraturan sifat-fisis dan sifat kimia unsure periode ke tiga melalui percobaan

Pertemuan V.

Mengidentifikasi keteraturan sifat-fisis dan sifat kimia unsure periode ke tiga melalui percobaan

Pertemuan VI

Menjelaskan pengertian air sadah

Menjelaskan cara menghilangkan air sadah

I. Tujuan pembelajaran :

Pertemuan I .

Siswa dapat mengidentifikasi sifat fisik unsure utama dan unsure transisi.

Siswa dapat mengidentifikasi sifat kimia unsure utama dan unsure transisi

Pertemuan II

Siswa dapat mengidentifikasi daya pengoksidasi halogen dan daya pereduksi halide melalui percobaan

Pertemuan III

Siswa dapat mengidentifikasi reaksi nyala senyawa logam (terutama alkali dan alkali tanah) dalam kerja kelompok dalam laboratorium.

Pertemuan IV

Siswa dapat mengidentifikasi keteraturan sifat fisis dan sifat kimia unsure periode ketiga melalui percobaan.

Pertemuan V

Siswa dapat mengidentifikasi keteraturan sifat fisis dan kimia unsure periode keempat melalui percobaan.

Pertemuan VI

Siswa dapat menjelaskan cara menghilangkan kesadahan air melalui percobaan.

II. Materi Pembelejaran :

Pertemuan I .

Sifat sifat fisis dan sifat-sifat kimia unsure

Pertemuan II.

1. Potensial elektroda standar halogen

2. Kecenderungan daya oksidasi halogen

3. Kecenderungan daya reduksi halide

Pertemuan III .

Warna nyala logam alkali dan alkali tanah

Pertemuan IV.

1. Titik didih dan titik lebur naik teratur dari Na sampai Si kemudian turun tajam

2. perubahan titik didih dan lebur unsure periode ketiga berkaitan dengan struktur masing-masing zat dalam keadaan bebas.

3. dari Na sampai Al reaksi dengan air semakin lambat Si, P, S tidak bereaksi dengan air, Cl2 dapat bereaksi dengan H2O menghasilkan Cl- dan ClO- .

Pertemuan V

Sifat sifat fisis dan sifat-sifat kimia unsure periode keempat

Pertemuan VI.

Pengertian air sadah dan macam-macam air sadah

III. Metode Pembelajaran :

Diskusi

Demontrasi

Percobaan

IV. Langkah-langkah Pembelajaran :

Pertemuan I

a. Kegiatan awal : Guru membagi siswa dalam kelompok untuk diskusi dan masing-masing kelompok diberi materi yang berbeda.

b. Kegiatan inti : Guru mendemontrasikan reaksi logam Na siswa mengamati .

c. Kegiatan akhir : Siswa menyimpulkan hasil diskusi dan hasil demontrasi

Pertemuan II

a. Kegiatan awal : Guru membagi siswa dalam kelompok , dan menyiapkan alat dan bahan yang akan dipakai

b. Kegiatan inti : Melakukan percobaan.

c. Kegiatan akhir : Siswa menyimpulkan hasil percobaan

Pertemuan III

a. Kegiatan awal : Guru membagi siswa dalam kelompok , dan menyiapkan alat dan bahan yang akan dipakai

b. Kegiatan inti : Melakukan percobaan.

c. Kegiatan akhir : Siswa menyimpulkan hasil percobaan

Pertemuan IV

a. Kegiatan awal : Guru membagi siswa dalam kelompok , dan menyiapkan alat dan bahan yang akan dipakai

b. Kegiatan inti : Melakukan percobaan.

c. Kegiatan akhir : Siswa menyimpulkan hasil percobaan

Pertemuan V

a. Kegiatan awal : Guru membagi siswa dalam kelompok yang terdiri 4 tim tiap anak dalam tim diberi materi yang berbeda .

b. Kegiatan inti : Anggota dari tim yang berbeda mempelajari bab yang sama dan bertemu dalam kelompok baru dan mendiskusikan kemudian kembali ke kelompok asal dan menjelaskan pada teman satu timnya.

c. Kegiatan akhir : Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi dan guru memberikan penegasan dari hasil diskusi

Pertemuan VI

a. Kegiatan awal : Guru membagi siswa dalam kelompok , dan menyiapkan alat dan bahan yang akan dipakai

b. Kegiatan inti : Guru mendemontrasikan reaksi logam Na siswa mengamati .

c. Kegiatan akhir : Siswa menyimpulkan hasil diskusi dan hasil demontrasi

V. Alat /bahan/ sumber belajar :

Buku kimia, table, lembar kerja, bahan kimia

VI. Penilaian :

Tes tertulis

Laporan tertulis

Mengetahui

Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran Kimia

................................................... ...............................................

NIP. NIP.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN : Kimia

KELAS/SEMESTER : XII/ IPA

PERTEMUAN : 12

ALOKASI WAKTU : 4 x 45 menit

STANDAR KOMPETENSI : Memahami karakteristik unsure-unsur penting, kegunaan dan bahayanya serta terdapatnya di alam

KOMPOTENSI DASAR : Menjelaskan manfaat, dampak dan proses pembuatan unsure-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari.

INDIKATOR : Pertemuan I

1. menjelaskan manfaat dan dampak unsure –unsur seperti gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah, Al, C, Si, S, Cr,Cu, Zn,Fe, O2 dan N2 serta senyawa dalam kehidupan sehari-hari.

Pertemuan II

1. Menjelaskan pembuatan unsure dan kegunaannya di laboratorium dan industri (H2SO4,H2, F2, NH3 dan O2)

2. Menentukan komposisi unsure dalam pupuk

I. Tujuan pembelajaran :

Pertemuan I .

Siswa dapat menjelaskan manfaat dan dampak unsure-unsur serta senyawanya dalam kehidupan sehari-hari dan industri

Pertemuan II

Siswa dapat menjelaskan pembuatan unsure-unsur dan senyawa di laboratorium dan industri

Siswa dapat menentukan komposisi unsure dalam pupuk

II. Materi Pembelejaran :

Pertemuan I .

Manfaat dan dampak unsure-unsur dalam kehidupan sehari-hari dan industri

Pertemuan II.

1. Pembuatan unsure dan senyawa di laboratorium dan industri.

2. Komposisi pupuk dari unsure pembentuknya

III. Metode Pembelajaran :

Diskusi kelompok

Kajian pustaka

Tugas individu

IV. Langkah-langkah Pembelajaran :

Pertemuan I

a. Kegiatan awal : Guru membagi siswa dalam kelompok tiap kelompok terdiri dari 5 siswa

b. Kegiatan inti : 1. Kajian pustaka tentang manfaat dan dampak unsure-unsur dan senyawanya

2. Diskusi dan presentasi

c. Kegiatan akhir : Siswa membuat kesimpulan dan rangkuman

Pertemuan II

a. Kegiatan awal : Kajian perpustakaan

Disajikan beberapa jenis pupuk.

b. Kegiatan inti : Tugas kelompok mengkaji dan mencari pembuatan unsure dan senywa serta komposisi pupuk.

c. Kegiatan akhir : Rangkuman , tugas individu dan presentasi

c. Kegiatan akhir : Siswa menyimpulkan hasil percobaan

V. Alat /bahan/ sumber belajar :

Buku kimia yang relevan

VI. Penilaian :

Peran dalam kelompok

Evaluasi harian

Mengetahui

Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran Kimia

................................................... ...............................................

NIP. NIP.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN : Kimia

KELAS/SEMESTER : XII/ IPA/1

PERTEMUAN : 12

ALOKASI WAKTU : 4 x 45 menit

STANDAR KOMPETENSI : Memahami karakteristik unsure-unsur penting, kegunaan dan bahayanya serta terdapatnya di alam

KOMPOTENSI DASAR : Mendiskripsikan unsure-unsur vradioaktif dari segi sifat fisik dan sifat kimia.

INDIKATOR : Pertemuan I

Mendiskripsikan penemuan sinar radioaktif

Mengidentifikasi sifat-sifat sinar radioaktif

Menentukan pita kestabilan inti.

Pertemuan II

Menuliskan persamaan reaksi inti

Mendiskripsikan kegunaan unsure-unsur radioaktif

Mendiskripsikan bahaya unsure-unsur radioaktif

I. Tujuan pembelajaran : Pertemuan I

1. Siswa dapat mendiskripsikan penemuan sinar radioaktif

2. Siswa dapat menyebutkan sifat-sifat sinar radioaktif

3. Siswa dapat menentukan cara unsure membentuk kestabilan

Pertemuan II

1. Siswa dapat menuliskan persamaan reaksi inti

2. Siswa dapat menyebutkan kegunaan unsure-unsur radioaktif

3. Siswa dapat mnyebutkan bahaya unsure-unsur radioaktif

II. Materi Pembelejaran : Pertemuan I

1. Penemuan sinar radioaktif

2. penemuan unsure radioaktif

3. sifat-sifat sinar radioaktif

4. pita kestabilan

Pertemuan II

1. Persamaan reaksi

2. Kegunaan unsure radioaktif

3. bahaya radiasi radioaktif

III. Metode Pembelajaran :

Diskusi kelompok

Tugas individu

IV. Langkah-langkah Pembelajaran :

Pertemuan I

a. Kegiatan awal : Siswa diperlihatkan gambar reactor atom

b. Kegiatan inti : 1. mengkaji atau menelaah penemuan sinar radioaktif

2. mengkaji sifat sinar radioaktif

3. mengkaji pita kestabilan

c. Kegiatan akhir : membuat rangkuman, t

Tugas individu

Pertemuan I

a. Kegiatan awal : Memberi motivasi tentang radioaktif

b. Kegiatan inti : 1. mengkaji persamaan reaksi inti

2. mengkaji kegunaan dan bahaya unsure radioaktif

c. Kegiatan akhir : membuat rangkuman,

Tugas individu

Latihan soal

V. Alat /bahan/ sumber belajar :

Buku kimia tentang kimia inti

Gambar-gambar reactor atom

VI. Penilaian :

Afektif : kehadiran, keaktifan

Kognitif : evaluasi soal harian

Mengetahui

Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran Kimia

................................................... ...............................................

NIP. NIP.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN : Kimia

KELAS/SEMESTER : XII/ IPA/ 2

PERTEMUAN :

ALOKASI WAKTU : 4 x 45 menit

STANDAR KOMPETENSI : Memahami senyawa organic dan reaksinya, benzene dan turunannya, makromolekul.

KOMPOTENSI DASAR : Mendiskripsikan struktur benzene, cara penulisan, tatanama, sifat dan kegunaannya.

INDIKATOR : Pertemuan 1.

Menuliskan struktur dan nama senyawa benzene dan turunannya.

Pertemuan II.

Mendiskripsikan sifat fisis dan kimia benzene dan turunannya.

Mendiskripsikan kegunaan benzena dengan bahayanya dalam kehidupan sehari-hari.

I. Tujuan pembelajaran :

Pertemuan I . Siswa dapat menuliskan struktur dan nama senyawa benzene dan turunannya.

Pertemuan II. Siswa dapat menjelaskan sifat fisis dan kimia benzene dan turunannya.

Siswa dapat menjelaskan kegunaan benzena dengan bahayanya dalam kehidupan sehari-hari.

II. Materi Pembelejaran :

Pertemuan I.

Struktur dan tatanama benzene dan turunannya.

Pertemuan II.

1. Sifat fisis dan kimia benzene dan turunannya.

2. Kegunaan dan bahaya benzene dan turunannya.

III. Metode Pembelajaran :I

Diskusi informasi

Tugas individu atau kelompok

IV. Langkah-langkah Pembelajaran :

Pertemuan I

a. Kegiatan awal : Membuka kegiatan belajar mengajar dengan mengenalkan istilah benzene kepada siswa.

b. Kegiatan inti : Siswa dibagi kelompok mendiskusikan struktur dan nama senyawa benzene.

c. Kegiatan akhir : Guru memberi postes struktur benzene dan nama senyawa benzene dan turunannya.

Pertemuan II.

a. Kegiatan awal : Menuliskan struktur benzene dan turunannya.

b. Kegiatan inti : Siswa dibagi kelompok dengan bimbingan guru mendiskusikan sifat, kegunaan dan bahaya benzene dan turunannya.

c. Kegiatan akhir : Guru memberi postes

V. Alat /bahan/ sumber belajar :

Buku kimia, molymood, LKS

VI. Penilaian :

Tes tertulis

Mengetahui

Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran Kimia

................................................... ...............................................

NIP. NIP.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN : Kimia

KELAS/SEMESTER : XII/ IPA/ 2

PERTEMUAN :

ALOKASI WAKTU : 10 x 45 menit

STANDAR KOMPETENSI : Memahami senyawa organic dan reaksinya, benzene dan turunannya, makromolekul.

KOMPOTENSI DASAR : Mendiskripsikan struktur , tatanama, penggolongan , sifat dan kegunaan makromolekul (polimer, karbohidrat dan protein).

INDIKATOR : Pertemuan 1.

Mengidentifikasi polimer alam dan polimer sintetik.

Menjelaskan sifat fisis dan sifat kimia polimer.

Menuliskan reaksi pembentukan polimer dari monomernya.

Mendiskripsikan kegunaan polimer dan mewaspadi dampaknya terhadap lingkungan.

Pertemuan IIdan III

Menggolongkan monosakarida menjadi aldosa dan ketosa.

Menjelaskan reaksi hidrolisa disakarida dengan bantuan enzim.

Mengidentifikasi karbohidrat dengan reagen Fehling.

Pertemuan IV dan V

Merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi protein dalam makanan.

Menjelaskan pengertian polimer-polimer protein, polimer alam atau polimer sintetis.

Menjelaskan pembentukan polimer berdasarkan asal dan jenis monomer pembentuknya mellalui reaksi polimerisasi.

I. Tujuan pembelajaran :

Pertemuan I .

Siswa dapat menentukan jenis-jenis polimer.

Siswa dapat menjelaskan sifat fisis dan kimia polimer.

Siswa dapatmenuliskan reaksi pembentukan polimer dari monomernya.

Siswa dapat mendiskripsikan kegunanaan polimer dan mewaspadai dampaknya terhadap lingkungan.

Pertemuan II dan III.

Siswa dapat menggolongkan karbohidrat

Siswa dapat menggolongkan monosakarida atas aldosa dan ketosa berdasarkan jenis gugus karbonil yang dimilikinya, menuliskan struktur dan tata nama.

Siswa dapat menjelaskan reaksi hidrolisis disakarida dan polisakarida dengan enzim tertentu.

Pertemuan IV dan V

Siswa dapat menuliskan rumus struktur asam amino.

Siswa dapat menentukan gugus peptide pada protein.

Siswa dapat menentukan gugus dalam asam amino melalui eksperimen

II. Materi Pembelejaran :

Pertemuan I.

Polimer.

Pertemuan II dan III.

Pengertian karbohidrat

Penggolongan karbohidrat , monosakarida, disakarida dan polisakarida.

Reaksi hidrolisis disakarida dan polisakarida.

Identifikasi glukosa dan fruktosa dengan fehling

Identifikasi disakarida , sukrosa

Identifikasi polisakarida, amilum

Identifikasi rasa monosakarida, disakarida.

Sifat sifat karbohidrat.

Pertemuan IV dan V.

Asam asam amino esensial

Asam –asam amino non esensial

Polimer kondensasi dari 2, 3, dan 4 asam amino

Cara mengenal ikatan peptide

Cara mengenal adanya gugus fenil, fenol dan asam amino

Sifat-sifat asam amino

III. Metode Pembelajaran :I

Diskusi informasi

Percobaan

Tanya jawab

IV. Langkah-langkah Pembelajaran :

Pertemuan I

a. Kegiatan awal : Membuka memori siswa pada senyawa karbon tentang menuliskan beberapa contoh alkana, alkena dan alkuna dalam rumus struktur dan reaksi senyawa karbon yaitu reaksi substitusi, adisi dan eliminasi

b. Kegiatan inti : Diskusi informasi mengenai polimer

- jenis polimer menurut asalnya

- sifat fisis dan sifat kimia polimer

- reaksi-reaksi pembentukan polimer dari monomernya (adisi dan kondensasi)

- kegunaan dan dampak negative polimer.

c. Kegiatan akhir : review soal-soal yang berhubungan dengan polimer dan menarik kesimpulan.

Pertemuan II dan III.

a. Kegiatan awal : 1.Menanyakan zat-zat yang mengandung karbohidrat.

2. Menanyakan pembagian karbohidrat.

b. Kegiatan inti : 1. Melakukan percobaan pengenalan glukosa dengan reagen fehling

2. melakukan hidrolisis disakarida dan polisakarida.

3. membandingkan rasa monosakarida, disakarida dan polisakarida dengan cara mencicipi..

c. Kegiatan akhir : 1. mengambil kesimpulan dari uji karbohidrat terhadap fehling.

2. Mengambil kesimpulan dari uji rasa karbohidrat

3. menuliskan reaksi hidrolisis dari disakarida dan polisakarida.

Pertemuan IV dan V

a. Kegiatan awal : Tanya jawab tentang makanan-makanan yang mengandung protein, memberikan contoh beberapa asam amino.

b. Kegiatan inti : 1. Melakukan percobaan uji protein dengan uji biuret

2. melakukan percobaan uji protein dengan test Zantoproteat

3. melakukan uji protein dengan test uji belerang.

c. Kegiatan akhir : 1. mengambil kesimpulan tentang hasil percobaan

2. Menentukan zat-zat yang mengandung protein.

3. menentukan zat-zat yang mengandung fenol

4. menentukan zat-zat yang engandung belerang

V. Alat /bahan/ sumber belajar :

Buku kimia,LKS, carta, bahan kimia

VI. Penilaian :

Tes tertulis

Laporan percobaan

Mengetahui

Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran Kimia

................................................... ...............................................

NIP. NIP.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN : Kimia

KELAS/SEMESTER : XII/ IPA/ 2

PERTEMUAN :

ALOKASI WAKTU : 6 x 45 menit

STANDAR KOMPETENSI : Memahami senyawa organic dan reaksinya, benzene dan turunannya, makromolekul.

KOMPOTENSI DASAR : Mendiskripsikan struktur , tatanama, penggolongan , sifat dan kegunaan lemak.

INDIKATOR : Pertemuan 1.

Menuliskan rumus struktur dan nama lemak dan minyak.

Pertemuan II

Menklasifikasikan lemak berdasarkan kejenuhan ikatan.

Mengamati dan menguraikan sifat fisikan dan sifat kimia lemak dan minyak.

Pertemuan III

Mendiskripsikan fungsi dan peran lemak dan minyak dalam kehidupan .

I. Tujuan pembelajaran :

Pertemuan I .

Siswa dapat menuliskan struktur llemak dan minyak.

Siswa dapat memberi nama lemak dan minyak dari rumus struktur tertentu.

Pertemuan II

Siswa dapat menguji keberadaan minyak tak jenuh

Siswa dapat mengklasifikasikan lemak berdasarkan kejenuhan ikatan.

Siswa dapat menyebutkan sifat fisika dan sifat kimia lemak dan minyak.

Pertemuan III

Siswa dapat mendiskripsikan fungsi lemak dan minyak dalam kehidupan.

Siswa dapat mendiskripsikan peranan lemak dan minyak dalam kehidupan

II. Materi Pembelejaran :

Pertemuan I.

Rumus srtuktur dari lemak dan pemberian namanya

Pertemuan II .

Penggolongan lemak dan minyak

Sifat-sifat fisik dan kimia lemak dan minyak

Pertemuan III.

Fungsi dan peran lemak dan minyak dalam kehidupan

III. Metode Pembelajaran :I

Diskusi informasi

Tanya jawab

IV. Langkah-langkah Pembelajaran :

Pertemuan I

a. Kegiatan awal : Apresiasi tentang polimer, gliserol dan ikatan antar atom C.

b. Kegiatan inti : Diskusi informasi tentang struktur lemak dan pemberian namanya.

c. Kegiatan akhir : pemberian tugas

Pertemuan II

a. Kegiatan awal : 1.tanyajawab materi ajar pertemuan I

b. Kegiatan inti : 1. tanyajawan dan percobaan

c. Kegiatan akhir : 1. mengambil kesimpulan

Pertemuan III

a. Kegiatan awal : apresiasi pertemuan ke I dank e II

b. Kegiatan inti : Tanya jawab mencari contoh-contoh minyak dan lemak yang dapat diketemukan dalam kehidupan sehari-hari.

c. Kegiatan akhir : memberikan kuis

V. Alat /bahan/ sumber belajar :

Buku kimia,LKS,

VI. Penilaian :

Tes tertulis

Kuis/lisan

Mengetahui

Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran Kimia

................................................... ...............................................

NIP. NIP.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN : Kimia

KELAS/SEMESTER : XII/ IPA/ 1

PERTEMUAN :

ALOKASI WAKTU : 10 x 45 menit

STANDAR KOMPETENSI : 1.Menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan non elektrolit dan elektrolit.

KOMPOTENSI DASAR : 1.1. Menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis termasuk sifat koligatif larutan.

INDIKATOR : Pertemuan 1.

o Menghitung molaritas larutan.

o Menghitung molalitas larutan

o Menghitung fraksi mol larutan

o Menjelaskan pengertian sifat koligatif larutan non elektrolit ( Hukum Roult ) dan larutan elektrolit

Pertemuan II

o Menjelaskan hubungan tekanan uap dengan fraksimol zat terlarut

o Mendiskripsikan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut

o Menghitung tekanan uap larutan berdasarkan data percobaan

Pertemuan III

o Menjelaskan pengaruh zat terlerut yang sukar menguap terhadap titik didih larutan

o Menghitung kenaikan titik didih larutan non elektrolit dan larutan elektrolit berdasarkan data percobaan

Pertemuan IV

o Menjelaskan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap titik beku larutan

o Menghitung penurunan titik beku larutan non elektrolit dan elektrolit berdasarkan data percobaan

Pertemuan V

o Menganalisis diagram PT untuk menafsirkan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, dan penurunan titik beku larutan

o Menjelaskan pengertian osmosis dan tekanan osmosis serta terapannya

o Menghitung tekanan osmosis larutan non elektrolit dan larutan elektrolit

I. Tujuan pembelajaran :

Pertemuan I .

o Siswa dapat menghitung molaritas larutan.

o Siswa dapat menghitung molalitas larutan

o Siswa dapat menghitung fraksi mol larutan

o Siswa dapat menjelaskan pengertian sifat koligatif larutan non elektrolit dan larutan elektrolit

Pertemuan II

o Siswa dapat menjelaskan hubungan tekanan uap dengan fraksimol zat terlarut

o Siswa dapat mendiskripsikan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut

o Siswa dapat menghitung tekanan uap larutan berdasarkan data percobaan.

Pertemuan III

o Siswa dapat menjelaskan pengaruh zat terlerut yang sukar menguap terhadap titik didih larutan

o Siswa dapat menghitung kenaikan titik didih larutan non elektrolit dan larutan elektrolit berdasarkan data percobaan

Pertemuan IV

o Siswa dapat mendiskripsikan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap titik beku larutan

o Siswa dapat menghitung penurunan titik beku larutan non elektrolit dan elektrolit berdasarkan data percobaan

Pertemuan V

o Siswa dapat menganalisis diagram PT untuk menafsirkan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, dan penurunan titik beku larutan

o Siswa dapat mendiskripsikan pengertian osmosis dan tekanan osmosis serta terapannya

o Siswa dapat menghitung tekanan osmosis larutan non elektrolit dan larutan elektrolit

II. Materi Pembelejaran :

§ Konsentrasi larutan

§ pengertian sifat koligatif larutan dan Macam-macamnya.

§ Penurunan tekanan uap jenuh larutan ( ∆P )

Kenaikan titik didih larutan (∆Tb)

§ Penurunan titik beku larutan (∆Tf)

§ Tekanan osmosis

§ Sifat koligatif larutan elektrolit

§ Perbedaan sifat koligatif larutan non elektrolit dan larutan elektrolit

III. Metode Pembelajaran :I

Diskusi informasi, eksperimen

Tanya jawab

IV. Langkah-langkah Pembelajaran :

Pertemuan I

a. Kegiatan awal : Apresiasi : bagaimana cara mencari mol suatu zat atau senyawa ?

Prasarat : apakah yang dimaksud dengan konsentrasi

Motivasi :Bagaimana cara mencari konsentrasi ?

Kegiatan inti : Menjelaskan molaritas, molalitas dan fraksi mol

Menjelaskan pengertian sifat larutan non elektrolit dan elektrolit

c. Kegiatan akhir : tugas mandiri dan latihan soal (M, m, X )

Pertemuan II

a. Kegiatan awal : Apresiasi : menghitung fraksi mol

Prasarat : pengertian mol

Motivasi : mengapa air dalam gelas yang tertutup dipermukaan tutupnya terdapat titik-titik air?

b. Kegitan inti : Menjdiskripsikan tekanan uap larutan terhadap fraksi mol

Menghitung penurunan tekanan uap larutan

c. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap larutan

Pertemuan III

a. Kegiatan awal : Apresiasi : .Mengingat kembali system konsentrasi larutan

Prasarat : apakah sifat koligatif larutan itu

Motivasi : Mengapa dalam masak sayur bumbunya dimasukkan setelah air

Mendidih?

b. Kegiatan inti : Diskusi informasi tentang titik didih larutan

c. Kegiatan akhir : Menyimpulkan hasil diskusi tentang titik didih larutan

Pertemuan IV

a. Kegiatan awal : apresiasi : mengingat kembali pertemuan ke II dan ke III

Prasarat : Dapat menghitung kenaikan titik didih larutan

Motivasi : Mengapa dalam membersihkan salju dengan air garam?

b. Kegiatan inti : Merancang dan melakukan percobaan penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

c. Kegiatan akhir : mendiskusikan dan menyimpulkan hasil percobaan

Pertemuan V

a. Kegiatan awal : apresiasi : Mengingat kembali pertemuan ke I dan II

Prasarat : Menghitung Molaritas larutan

Motivasi : mengapa air kelapa yang tumbuh dipantai rasanya tidak asin?

b. Kegiatan inti : Diskusi informasi diagram PT dan tekanan osmosis

c. Kegiatan akhir : memprediksi diagram PT dan menyimpulkan dan menghitung tekanan osmosis

V. Alat /bahan/ sumber belajar :

Buku kimia,LKS.

VI. Penilaian : tertulis dan laporan hasil pratikum

Mengetahui

Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran Kimia

................................................... ...............................................

NIP. NIP.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN : Kimia

KELAS/SEMESTER : XII/ IPA/ 1

PERTEMUAN : 6, 7

ALOKASI WAKTU : 4 x 45 menit

STANDAR KOMPETENSI : Menjelaskan sifat-sifat koligaatif larutan non elektrolit dan elektrolit

KOMPOTENSI DASAR : Membandingkan sifat koligatif larutan sifat koligatif larutan non elektrolit dengan sifat koligatif larutan elektrolit pada konsentrasi yang sama.Menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis.

INDIKATOR : Pertemuan 1.

o Mengamati penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan melalui percobaan

o Menganalisis dan menyimpulkan data percobaan untuk membandingkan sifat koligatif larutan elektrolit dan non elektrolit

Pertemuan II

o Menghitung ∆P, ∆Td, ∆Tf , dan π.

I. Tujuan pembelajaran :

Pertemuan I .

o Siswa dapat mengamati penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan melalui percobaan

o Siswa dapat menganalisis dan menyimpulkan data percobaan untuk membandingkan sifat koligatif larutan elektrolit dan non elektrolit

Pertemuan II

o Menghitung ∆P, ∆Td, ∆Tf , dan π.

II. Materi Pembelejaran :

Pertemuan I.

o Sifat koligatif larutan elektrolit

o Perbedaan sifat koligatif larutan non elektrolit dan larutan elektrolit pada konsentrasi yang sama

o Menghitung Penurunan tekanan uap larutan, kenaikan titik didih , penurunan titik beku dan tekanan osmosis larutan elektrolit

III. Metode Pembelajaran :

Diskusi informasi, penugasan

Tanya jawab

IV. Langkah-langkah Pembelajaran :

Pertemuan I

a. Kegiatan awal : Apresiasi : mengingat kembali hukum Roulth

Prasarat : menghitung sifat koligatif larutan dengan persamaan Roulth

Motifasi : Mengapa titik beku larutan elektrolit pada konsentrasi yang sama memiliki titik beku lebih rendah

b. Kegiatan inti : Diskusi informasi tentang sifat koligatif larutan non elektrolit dengan larutan elektrolit pada konsentrasi yang sama.

c. Kegiatan akhir : Menyimpulkan hasil diskusi

Pertemuan II

a. Kegiatan awal : apresiasi : Mengingat kembali factor van’t Hoft

Prasarat : menghitung sifat koligatif larutan dengan persamaan Van’t Hoft

Motivasi : menyelesaikan soal-soal sifat koligatif larutan non elektrolit dan larutan elektrolit

b. Kegiatan inti : Diskusi informasi sifat koligatif larutan elektrolit

c. Kegiatan akhir : mengambil kesimpulan

V. Alat /bahan/ sumber belajar :

Buku kimia,LKS,

VI. Penilaian : tertulis, lisan dan tugas

Mengetahui

Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran Kimia

................................................... ...............................................

NIP. NIP.